Monday, November 3, 2008

Overview bekerja di dunia oil n gas company

Kutipan dari email pak Krisman Sihotang yang bekerja didunia oil n gas:
Umumnya setiap oil & gas company memiliki organisasi yg tipical sama, dibagi atas 3 bagian besar yaitu :
a. Technical Services
b. Business Service
c. Operation

Di technical service terdiri dari orang orang yang umumnya education background dari Teknik Perminyakan, Teknik Geologi, Teknik Geofisika
Di business Service terdiri dari orang orang yg umumnya education background dari financial (ekonomi, accountant), Psicology (HR), termasuk Information & Telecomunication
Di operation biasanya terdiri dari orang orang teknik (biasanya semua jurusan), tetapi yg paling disukai adalah teknik mesin, electro, kimia (50%), 50% sisanya diisi dari teknik sipil, industri, lingkungan
Tetapi untuk ketiga tiganya biasanya di test dengan metode yang mirip mirip ada yg menyebutnya test "Personal Upgrading Inventory" yaitu mengetahui kecepatan seseorang untuk mempelajari suatu hal yang baru yang penilaiannya dikategorikan atas 3 yaitu kemampuan verbal, kemampuan analitikal, dan kemampuan numerical. yang lebih disukai adalah orang orang yang lolos dengan triple A atau AAA untuk semua kategori. Kenapa demikian ? karena umumnya setiap oil & gas company memiliki program pelatihan selama 1 tahun untuk membentuk para engineer sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pada akhirnya nanti personal yg masuk dalam program ini akan didistribusikan ke semua lini tsb di atas (3 seksi). Tetapi yang bukan jurusan Perminyakan dan Geologi biasanya akan menduduki jabatan struktural dan bukan professional dan memang sebagian besar para pejabat di oil & gas company adalah dari education background Teknik termasuk direktur keuangan ataupun logistic, yang mana di suatu saat dia akan melengkapi ilmunya tentang financial ataupun warehouse.

Kesimpulan :
1. Untuk memperbesar peluang bekerja di Oil & gas Company disarankan mengambil jurusan Teknik di perguruan tinggi
2. Sebaiknya dari sejak dini belajar lah berorganisasi, karena organisasi sangat penting menaikkan kemampuan verbal dan mengelola perbedaan yang ada
3. Kemampuan bahasa inggris wajib di oil & gas company karena 99% peralatan yang dipergunakan utk core business adalah product asing dan pada umumnya mereka mengunakan international standard seperti API, ASME, NFPA dll
4. Yang paling utama dari semuanya adalah iman yang kuat sehingga mampu mensyukuri apa pun yang terjadi di dunia pekerjaan nanti, termasuk lah disini moralitas yang baik, attitude yang baik, Integitas yg baik dll yang intinya adalah spritual yg baik

NOte: Tulisan ini adalah berupa analisa pribadi berdasarkan pengalaman tidak ada maksud untuk mendiskreditkan jurusan manapun atau pihak manapun, jadi harap ditanggapi positip karena tulisan ini di latar belakangi dengan niat baik

Pengalaman pribadi (termasuk sebagian sebagai alumni SMAN 1 SDK) yang menjadi efek buruk di dunia kerja, yang akhirnya membuat saya rugi di waktu dan pikiran untuk membenahinya dan sebagian sementara ini masih GATOT gagal total :
1. Percaya diri dan keberanian kurang, mungkin culture dan kondisi keluarga, ini bisa diatasi dengan sering berorganisasi dan tidak perlu takut diingat saja "kita hadir untuk niat baik, apa yang perlu ditakutkan" ?
2. Kurang terampil berbahasa inggris (bohama ala parhuta huta i haroa holan mar bahasa batak do torus), sebaiknya dari sekarang belajar lah berbahasa Inggris
3. Spritual kurang sehingga cukup sering terpancing dengan situasi dan kondisi, padahal sebenarnya dari kecil sudah diajari dengan buah roh seperti tertulis di Galatia 5: 22-23 salahsatunya "Perkataan yang lembut meredakan amarah"

Ini adalah sekilah pengalaman dari pak Krisman Sihotang (juara I kelas fisik 93 smansa sdk, alumni Teknik sipil UGM, saat ini bekerja di Pertamina
Salut n selamat sukses

Sunday, November 2, 2008

another song by John likes bon jovi (it's hard letting you go), na jolo tu miss beauty

It ain't no fun lying down to sleep
And there ain't no secrets left for me to keep
I wish the stars up in the sky would all just call in sick
And the clouds would take the moon out on some one-way trip

I drove all night down streets that wouldn't bend
But somehow they drove me back here once again
To the place I lost at love, and the place I lost my soul
I wish I'd just burn down this place that we called home
It would all have been so easy
If you'd only made me cry
And told me how you're leaving me
To some organ grinder's lullaby

It's hard, so hard - It's tearing out my heart
It's hard letting you go

Now the sky, it shines a different kind of blue
And the neighbor's dog don't bark like he used to
Well, me, these days
I just miss you - It's the nights that I go insane
Unless you're coming back
For me, that's one thing I know that won't change

It's hard, so hard - It's tearing out my heart
It's hard letting you go

Now some tarot card shark said I'll draw you a heart
And we'll find you somebody else new
But I've made my last trip to those carnival lips
When I bet all that I had on you

It's hard, it's hard, it's hard, so hard
It's hard letting you go
It's hard, so hard - It's tearing out my heart

Monday, October 13, 2008

Bila teman anda dapat promosi

Bagaimana Anda tak merasa kesal bila rekan kerja lebih dulu mendapatkan promosi kenaikan jabatan dari atasan, padahal masa kerjanya lebih sebentar dibandingkan Anda? Tak bisa dimungkiri, di dalam dunia kerja pasti ada persaingan antar sesama rekan kerja. Terutama, sesama rekan yang mulai merintis karier bersama dari awal.
Lalu, apa yang akan Anda lakukan bila promosi tak kunjung datang? Mungkin saja perasaan kesal, marah, kecewa, bahkan depresi akan menghantui pikiran Anda. Hal-hal inilah yang sering kali mendatangkan stres dan merugikan diri sendiri.
Nah, daripada gusar, pusing, dan berlarut-larut meratapi nasib, lebih baik simak beberapa tips berikut agar kehidupan karier Anda tetap menyenangkan dan membangkitkan semangat bekerja:
1. FOKUS PADA HAL-HAL POSITIF
Belajarlah mengelola emosi. Promosi yang tak kunjung datang bukanlah akhir dari kehidupan. Pertahankan kinerja baik Anda dan usahakan agar jangan sampai promosi rekan kerja tadi menjadi penghalang untuk menghasilkan prestasi baik.
2. INTROSPEKSI DIRI
Jangan pernah malu mengakui kekurangan diri sendiri. Jujurlah pada diri sendiri dan intropeksi apa yang menyebabkan promosi jabatan melewati Anda. Dengan menyadari kekurangan diri sendiri, Anda telah belajar untuk memperbaiki diri.
3. ANDA ADALAH PEMENANGNYA!
Belum mendapatkan promosi bukan berarti kalah. Kemenangan tak ditentukan dari jabatan, melainkan dari apa yang bisa dan telah dihasilkan bagi kemajuan perusahaan dan diri sendiri, serta sebagai manusia yang bisa berkontribusi bagi sekeliling Anda.
4. HATI SELUAS SAMUDRA
Milikilah hati seluas samudra dalam hubungan dengan sesama rekan kerja. Ucapkan selamat dengan tulus pada rekan kerja yang mendapat promosi. Buang jauh-jauh perasaan negatif, dan tetaplah jadi diri sendiri.
5. KREATIF
Bila Anda selalu mengandalkan kenaikan jabatan dengan peningkatan pendapatan, mulailah memikirkan paradigma lain. Jadilah pribadi yang lebih kreatif. Misalnya, untuk menambah penghasilan setiap bulan, Anda bisa menjalankan usaha kecil-kecilan.
6. KEJARLAH DAKU KAU KUTANGKAP
Sebagai pekerja kantoran, Anda sering terlena oleh comfort zone, yakni keadaan yang aman dan nyaman. Mungkin Anda berpikir, buat apa ngotot bekerja, toh pundi bulanan tetap terjaga. Padahal, kondisi ini bisa jadi faktor kemandekan karier. Jangan menunggu kesuksesan datang, tangkaplah!
7. MELONTARLAH
Bila promosi tak kunjung datang, padahal Anda telah cukup lama bekerja, mungkin ini saatnya mulai memikirkan strategi karier selanjutnya. Tak mungkin terus bertahan di perusahaan yang tak memberi kesempatan pada Anda untuk mendapatkan penghargaan, bukan? Siapkan strategi matang dan cari peluang. Anda penentu kesuksesan sendiri, bukan orang lain. Berjuanglah untuk itu karena Anda layak mendapatkannya.



Dari teman ke temans
Bukan karangan sendiri

JOHN
Fisik 93

Friday, October 3, 2008

Jangan mau dibilang Baik

Kreatif, berinisiatif, bertanggung jawab. Siapa yang tidak senang bila orang lain mendeskripsikan kinerja Anda dengan tiga kata tersebut. Tapi bila atasan dan rekan kerja hanya menyebut Anda sebagai karyawan yang baik, maka ini saatnya untuk berbenah.

Bukan berarti orang baik tidak dibutuhkan dalam dunia kerja. Bagaimanapun, setiap orang tentu butuh rekan kerja yang kooperatif, responsif, serta senang membantu. Masalahnya adalah jika kata "baik" dipakai untuk menggambarkan sifat yang terlalu mudah berkorban, tak berani membela diri, atau tak mampu menolak. Bila Anda terlalu lama mendapat predikat "baik" di kantor, berikut beberapa tips untuk mengubahnya.
1. Buat Batasan
Orang yang terlalu baik biasanya jarang berkata tidak. Padahal, ada perbedaan besar antara membantu untuk bekerja sama dan terlalu berkorban. Bila Anda terbiasa untuk mengiyakan setiap permintaan, meski Anda sendiri punya setumpuk pekerjaan, orang lain berpotensi untuk mencari keuntungan dari kebaikan hati Anda. Oleh karena itu, mulailah menetapkan batasan. Boleh saja membantu pekerjaan rekan kerja, tetapi hanya bila tugas utama Anda telah selesai.

2. Bicaralah
Bila di kepala Anda banyak muncul ide-ide cerdas, sampaikanlah saat rapat. Jangan takut untuk bicara, apalagi bila Anda hanya berani menyampaikannya kepada rekan sekerja. Bisa-bisa ide brilian Anda akan dicuri dan diklaim sebagai miliknya. Buang jauh-jauh rasa malu. Biasakan untuk ikut berkontribusi dalam rapat dan sampaikan masukan yang berbobot, lama-lama orang lain akan menghargai Anda meskipun ide Anda tidak dipakai sekalipun.

3. Terbuka
Saat memeriksa proposal yang baru dikerjakan oleh anak buah, Anda mendapati banyak kesalahan dan kekurangan. Namun, alih-alih minta diperbaiki, Anda malah mengoreksinya sendiri. Bila Anda segan untuk mengoreksi pekerjaan bawahan, bagaimana dia bisa belajar dari kesalahannya? Pilihlah kata-kata yang tepat saat memberi masukan atau menegur bawahan tanpa harus kasar dan mematikan potensinya.

4. Jangan Mudah Berempati
Salah satu sebab mengapa orang baik diserahi banyak pekerjaan adalah karena mereka terlalu mudah jatuh kasihan. Mungkin Anda tak tega melihat rekan Anda stres dan panik menyelesaikan tugas-tugasnya lalu dengan mudahnya Anda menawarkan bantuan. Akan lebih bijaksana bila Anda membantunya dengan cara menjadi pendengar yang baik dan memberikan saran yang memotivasi. Bagaimanapun Anda punya tanggung jawab pada tugas-tugas Anda sendiri.
5. Bicara Ringkas
Kuasailah keterampilan berkomunikasi saat bicara dengan atasan atau rekan kerja. Biasakan untuk bicara dengan efisien dan terarah. Hindari bicara bertele-tele untuk menyampaikan suatu instruksi atau pendapat. Jangan takut orang lain tak akan mengerti ucapan Anda. Bila Anda yang tidak jelas mereka pasti akan meminta konfirmasi.

Monday, September 8, 2008

anak Smansa sdk angkatan 93 di Batam

Data - data anak SMAN 1 Sidikalang di Batam
1. Jakson simanjuntak--------Pengusaha
2. San Fransisko Moei--------Engineer
3. Berlin Simbolon -------- Engineer
4. Janjonswan Hutasoit ------Helper